pelatihan day careTumbuh kembang anak merupakan hasil interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan, Baik  lingkungan  sebelum  anak  dilahirkan  maupun  lingkungan  setelah anak itu lahir. Tahap tumbuh kembang anak terbagi menjadi dua. Tumbuh (growth) adalah perubahan fisik yang dapat diukur; Kembang (development) adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.

Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi jenis kelamin, perbedaan ras, usia, genetik, dan kromosom. Sedangkan faktor eksternal tumbuh kembang anak meliputi keadaan lingkungan sosial, ekonomi, nutrisi, dan stimulasi psikologis.

Periode emas anak berlangsung pada rentang usia 0-5 tahun. Usia ini merupakan fase awal tahap tumbuh kembang anak dan akan berpengaruh pada fase selanjutnya. Di masa ini, Mama harus semakin cermat untuk mendapatkan hasil optimal dan mencegah terjadinya kelainan sedini mungkin.

Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi jenis kelamin, perbedaan ras, usia, genetik, dan kromosom. Sedangkan faktor eksternal tumbuh kembang anak meliputi keadaan lingkungan sosial, ekonomi, nutrisi, dan stimulasi psikologis.

Melihat pentingnya tumbuh kembang anak sampai dengan anak masuk pada fase remaja, diperlukan perhatian yang besar oleh lingkungan sekitar, termasuk keluarga maupun lingkungan sekolah. Beberapa tips berikut dapat diterapkan oleh orang tua agar tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal :

1. Memenuhi kebutuhan gizi

Pemenuhan kebutuhan gizi pada anak memengaruhi tumbuh kembang anak. Orang tua dapat memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi sejak anak mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI. Bagi setiap anak, mereka mulai diberikan MPASI pada menginjak usia 6 bulan dengan tekstur makanan yang lembut. Mama dapat memberikan makanan yang menunjang kebutuhan vitamin, protein, kalsium yang memiliki peran yang penting bagi tumbuh kembangnya.

2. Lingkungan memengaruhi tumbuh kembang

Lingkungan anak juga memengaruhi tumbuh dan kembang anak. Lingkungan yang baik tentu membuat anak akan lebih positif saat berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Hubungan yang positif menjadi pengalaman anak untuk menjalani proses tumbuh kembang pada periode emasnya.

3. Melakukan permainan yang menyenangkan

Salah satu yang dapat kita lakukan sebagai orang tua untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak adalah dengan mengajaknya belajar sambil bermain. Ini dikarenakan hal-hal yang menyenangkan akan lebih mudah diterima oleh anak. Ajak Ia bereksplorasi, memecahkan masalah, dan belajar dari setiap kondisi yang akan dihadapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *